Sehari Jadi Raja Inggris, Man City Terancam Dikeluarkan dari Liga Champions, Ada Apa?

Infobolaku – Pesta meriah Manchester City seusai menjuarai Premier League atau kasta tertinggi Liga Inggris pada musim ini langsung terganggu oleh investigasi badan otoritas tertinggi sepak bola Eropa atau UEFA.

UEFA kembali menginvestigasi Manchester City terkait pelanggaran ketentuan Financial Fair Play (FFP).

Pasukan Josep “Pep” Guardiola terancam dikeluarkan dari Liga Champions jika terbukti melanggar ketentuan FFP.

Hukuman larangan tampil di kompetisi UEFA tersebut akan berlangsung selama semusim.

UEFA dikabarkan akan mengumumkan hasil investigasi Manchester City pada pekan ini.

Man City sempat memberikan pernyataan resmi mereka terkait investigasi UEFA ini.

Jika terbukti bersalah, Man City baru akan menjalani hukuman pada musim 2020-2021.

Investigasi UEFA terhadap Man City sudah berlangsung sejak awal Maret tahun ini.

UEFA mengambil langkah lanjutan dari skandal Football Leaks yang pertama kali dirilis oleh koran Jerman, Der Spiegel.

“Investigasi ini merupakan kesempatan baik untuk mengakhiri spekulasi dari sejumlah data ilegal yang bocor ke publik,” tulis Manchester City dalam pernyataan resmi mereka.

 

“Tuduhan atas aktivitas finansial kami yang tidak wajar sepenuhnya salah.”

“Manchester City selalu merilis data secara komplet dan tidak menyalahi aturan,” lanjut pernyataan Manchester City tersebut.

Kasus ini seperti pengulangan insiden serupa pada musim 2014-2015.

Man City saat itu tersandung pelanggaran Financial Fair Play pada musim 2014-2015.

Tidak hanya itu, Manchester City juga harus berlaga di Liga Champions musim 2014-2015 dengan pengurangan pemasukan.

Kini Man City kembali harus berurusan dengan masalah pelanggaran FFP.

Salah satu tuduhan yang Man City terima saat ini adalah pembayaran ilegar sebesar 400 ribu pounds (sekitar Rp 7,49 miliar) kepada agen Jadon Sancho saat sang pemain masih berusia 14 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *